Telan Kekalahan Perdana di Laga Pra Musim, Begini Kata Ronald Koeman

Telan Kekalahan Perdana di Laga Pra Musim, Begini Kata Ronald Koeman

Barcelona menelan kekalahan perdana dalam rentetan perjalanan mereka di tur Pra Musim tahun ini, tepatnya saat berhadapan dengan RB Salzburg dinihari tadi. Lantas, bagaimana respon pelatih Ronald Koeman mengenai kekalahan tersebut?

Seperti diketahui, Barcelona memainkan pertandingan pra musim ke-4 pada Kamis dinihari WIB tadi (05/08) melawan RB Salzburg.

Diprediksi bakal menang mudah, secara mengejutkan raksasa Catalan justru kalah 1-2 dari klub Austria tersebut. Padahal, pada pertandingan ujicoba pra musim sebelumnya melawan Stuttgart, Barcelona berhasil menang dengan skor telak 3-0.

Tidak hanya kalah di atas kertas, faktanya juga RB Salzburg tampak tampil lebih solid dan percaya diri sepanjang pertandingan melawan Barcelona. Sangat pantas jika mereka kemudian berhasil meraih kemenangan 2-1.

PERFORMA YANG POSITIF

Bagi Barcelona, jelas ini terlihat buruk, para pemain tampil dibawah standar menghadapi tim yang harusnya bisa mereka kalahkan dengan mudah. Namun menariknya, pelatih Ronald Koeman justru senang dengan performa timnya.

Ya, Pria asal Belanda tersebut cukup senang berhadapan dengan tim yang benar-benar siap unjuk gigi seperti Salzburg karena memaksa para pemain Barcelona bergerak lebih banyak di atas lapangan. Tapi tetap saja, Koeman tidak bisa menerima kekalahan tersebut.

“Ini pertandingan terbaik bagi kami, sebab kami masih menjalani pramusim tapi sudah menemukan lawan yang bermain dengan intensitas tinggi. Pertandingan ini bagus dan kami harus banyak berlari. Kedua tim memberikan tekanan tinggi dan memainkan tempo tinggi.”

“Ini pertandingan sempurna, tapi saya tidak suka kalah,” kata Koeman kepada Marca.

PERUBAHAN TAKTIK

Adapun, dalam pertandingan tersebut Ronald Koeman menerapkan formasi yang cukup berbeda, 3-5-2, bukan taktik yang biasa mereka mainkan. Soal ini, Koeman menjelaskan bahwa dia tidak punya maksud apapun selain membiasakan tim dengan variasi taktik yang berbeda.

“Penting untuk mengubah sistem. Saya kira musim lalu kami sangat diuntungkan karena itu, dan seluruh data membuktikan bahwa itulah (3-5-2) formasi terbaik kami,”

“Kami harus bisa menggunakan formasi itu lagi dan mengubah formasi di tengah pertandingan. Tentunya bukan berarti formasi itu akan jadi formasi reguler kami,” lanjut Koeman.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *