Thomas Tuchel Ungkap Sulitnya Latih Paris Saint-Germain

Thomas Tuchel Ungkap Sulitnya Latih Paris Saint-Germain

Menangani Tim Bertabur Bintang seperti Paris Saint-Germain mungkin terdengar mudah bagi seorang pelatih, namun Thomas Tuchel yang pernah mencicipi pengalaman tersebut sendiri merasa sebaliknya.

Sebagai klub kaya raya yang berambisi memenangkan segalanya, Paris Saint-Germain memang terkenal gemar merekrut para pemain top dari berbagai belahan dunia. Tak hanya pemain, mereka bahkan sering melakukan pergantian pelatih.

Di klub Prancis tersebut, pelatih yang hanya meraih gelar juara di pentas domestik masih belum dianggap sukses, karena sejatinya dengan materi pemain yang ada, PSG berambisi meraih gelar Liga Champions Eropa.

KADANG DILEMA

Ya, Materi pemain bintang di Paris Saint-Germain begitu berlimpah sebut saja Kylian Mbappe, Neymar, Verratti, Icardi dan sekarang ada Lionel Messi, Sergio Ramos, Donnarumma dan masih banyak lagi.

Mungkin, terlihat mudah bagi pelatih yang menangani tim bertabur bintang seperti itu, tapi hal yang sebaliknya dirasakan oleh Thomas Tuchel.

Pria yang kini menangani Chelsea tersebut merasa bahwa melatih tim bematerikan pemain-pemain bintang seperti itu sangatlah sulit, bahkan terkadang dia harus membuat keputusan yang berat.

“Tidak mudah untuk melatih Neymar dan Mbappe. Saya mengalami saat-saat sulit di PSG bersama, saya harus meninggalkan pemain yang sebelumnya bermain bagus dan kadang itu menjadi berat,”

“Apa yang diminta untuk Neymar, misal, lebih baik di sisi kiri. Mengapa saya harus memulai dan memulai diskusi ini? Saya harus menemukan solusi terbaik di sisi kiri lapangan, menciptakan situasi untuk menemukannya dan memberikannya pilihan,” ucap Tuchel dikutip dari Football London.

PENGALAMAN BERHARGA

Meski demikian, Thomas Tuchel sama sekali tak menyesali pengalamannya pernah menangani Paris Saint-Germain, dia justru merasa mendapatkan pengalaman yang berharga selama berkarir disana.

“Anda juga dapat mengkritik sang juara, bintang, karena para pemain tahu bahwa mereka harus mengambil tanggung jawab. Senang bermain dengan bintang-bintang di PSG, itu membuat menjadi pelatih Lukaku lebih mudah,” kata Tuchel.

Setelah didepak pada Desember 2021 lalu, Tuchel langsung menangani Chelsea dan membawa klub Premier League meraih gelar Liga Champions Eropa.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *