Akan Jadi Skandal Jika Jorginho Yang Menang Ballon d’Or 2021

Eks Striker Tim Nasional Italia, Antonio Cassano mengklaim bahwa satu-satunya pemain yang pantas memenangkan gelar Ballon d’Or tahun 2021 ini adalah Lionel Messi. Jika itu Jorginho pada akhirnya, eks AS Roma ini menganggapnya sebagai sebuah skandal.

Jorginho memang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pemenang Ballon d’Or tahun ini mengingat gelandang berusia 29 tahun tersebut telah memenangkan dua gelar level tertinggi di tahun 2021 ini, antara lain gelar Liga Champions bersam Chelsea, dan gelar Piala Euro bersama timnas Italia.

Sedangkan Lionel Messi masih seperti musim-musim sebelumnya, berhasil mencatatkan banyak gol dan assist, tapi yang lebih spesial, dia memenangkan gelar Copa Del Rey bersama Barcelona dan akhirnya meraih gelar juara bersama Timnas Argentina di ajang Copa America 2021.

JORGINHO PUN SETUJU

Cassano menganggap Messi adalah kandidat terkuat untuk memenangkan Ballon d’Or tahun ini, bahkan dia mengaku pernah bertemu dengan Jorginho dan gelandang Chelsea itu tampak setuju dengan pendapat Cassano.

“Yah, saya berada di Formentera bersama keluarga saya dan saat saya melihat ke bawah, saya mendengar panggilan. “Antonio, kamu hebat!” kata suara itu. Saya berbalik untuk bertanya siapa dia, dia melepas kacamata dan topengnya, dan itu adalah Jorginho!”

“Saya mengatakan kepadanya, Jorgi, dapatkah Anda mempercayai skandal itu jika mereka harus memberi Anda Ballon d’Or dan bukan kepada Messi? Dia menjawab bahwa dia sangat setuju dengan saya, Messi harus selalu memenangkannya,” kata Cassano kepada Christian Vieri di saluran Bobo TV di Twitch.

SOSOK YANG RENDAH HATI

Jorginho sendiri sebenarnya sudah beberapa kali ditanya tentang peluang memenangkan gelar Ballon d’Or tahun ini, tapi yang bersangkutan mengaku tidak yakin dengan peluang tersebut.

Eks Napoli ini memang dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan hal ini juga diakui oleh Antonio Cassano sendiri.

“Sekarang saya lebih mengagumi Jorginho. Kami berbicara selama 90 menit, dia adalah pria yang luar biasa, sangat cerdas, rendah hati, dan sopan,” kata Cassano.

Romelu Lukaku Janji Bakal Tampil Lebih Baik Di Periode Keduanya di Chelsea

Striker Belgia, Romelu Lukaku meminta para fans Chelsea untuk tidak perlu mencemaskan produktivitas golnya pada periode kedua di Stamford Bridge. Sang pemain sudah cukup mengenal Premier League.

Sepeti diketahui, Romelu Lukaku baru saja menuntaskan kepindahannya dari Inter Milan menuju Chelsea. Eks Manchester United itu direkrut The Blues lewat kocek tak kurang dari 115 Juta Euro.

Faktanya, ini adalah periode kedua Lukaku di Chelsea, karena sebelumnya yang bersangkutan pernah membela klub London itu setelah dibeli dari Anderlecht pada tahun 2011 silam.

Saat itu, Lukaku masih sangat muda, minim akan pengalaman, sehingga dia kesulitan menembus tim utama Chelsea yang berisikan para pemain top. Alhasil, Lukaku sempat dipinjamkan ke West Bromwich Albion dan Everton sebelum kemudian dilepas secara permanen ke Everton.

TAK PERLU ADAPTASI LAGI

Sempat membela Manchester United selama dua musim, Lukaku kemudian hijrah ke Italia dan begabung dengan Inter Milan. Di Serie A, performanya begitu gemilang, mencetak banyak gol dan membawa Inter Milan jadi juara musim kemarin.

Tapi, akankah produktivitas Lukaku di Italia bakal berlanjut di Premier League?

“Italia secara taktik dan teknis adalah liga yang lebih baik tetapi di sini di Inggris, ini semua tentang intensitas,”

“Itulah yang membuat perbedaan tetapi itu tidak masalah bagi saya karena saya sudah berada di sini selama delapan tahun dan saya tahu apa itu semua,” ujar Lukaku di laman resmi Chelsea.

BAKAL BUKTIKAN DIRI

Dengan pengalaman yang dia miliki selama berkarir di Inggris, Lukaku bertekad membuktikan kemampuannya pada periode kedua di Chelsea.

“Ini tidak seperti saya pemain baru yang datang dan tidak tahu apa yang diharapkan. Saya tahu liga, saya telah mencetak cukup banyak gol di sini tetapi masa lalu adalah masa lalu dan sekarang kami harus melihat ke depan,”

“Saya adalah versi baru dari pemain itu dari sebelumnya. Saya telah berevolusi dan tim yang saya ikuti adalah tim yang sangat kuat, jadi sekarang kami hanya perlu membuktikannya di lapangan dengan menantang Premier League.” tutur Lukaku.

Manchester United Masih Bisa Beli Pemain Lagi Di Sisa Waktu Bursa Transfer

Manchester United memang sudah melakukan perekrutan bagus di sepanjang bursa transfer musim panas ini. Namun, dipercaya raksasa Premier League itu masih bisa merekrut pemain lagi sebelum jendela transfer benar-benar ditutup.

Sebanyak 125 Juta Euro dihabiskan Setan Merah pada bursa transfer musim panas ini untuk merekrut Jadon Sancho dan Raphael Varane. Sedangkan Tom Heaton sendiri didapat secara cuma-cuma usai kontraknya dengan Aston Villa berakhir pada musim panas ini.

Ketiganya memakan ongkos 125 juta euro. Sudah cukup besar apalagi di era pandemi seperti sekarang. Namun sepertinya, Manchester United belum ingin berhenti bergerak dan masih mencari peluang untuk merekrut pemain baru.

HARAPAN RIO FERDINAND

Dengan rekrutan ketiga pemain baru tersebut, banyak pihak yang menganggap bahwa Manchester United sudah cukup siap untuk mengarungi kampanye musim baru 2021/22 dan bersaing dalam perburuan gelar.

Singkatnya, Setan Merah terlihat tak akan lagi merekrut pemain baru di sisa waktu bursa transfer musim panas ini. Namun, legenda klub Rio Ferdinand berharap masih ada satu rekrutan lagi yang dilakukan Setan Merah.

Jika boleh memilih, Ferdinand akan memilih Saul Niguez untuk dibeli bekas klubnya.

“Saya pikir apabila pemain yang tepat tersedia untuk harga yang tepat, Ole Gunnar Solskjaer akan pergi mengejarnya,”

“Masalahnya siapa yang ada di luar sana dan cocok? Saul Niguez akan sangat cocok dan harga permintaannya beberapa tahun lalu 160 juta pounds, sekarang nampaknya cuma 40-50 juta pounds,” tuturnya dalam kanal Youtube FIVE.

OPSI LAIN

Namun selain Saul Niguez, Ferdinand menganggap Declan Rice sebagai salah satu opsi lainnya yang bisa direkrut Setan Merah.

“Saya pikir Declan Rice bisa menjadi tambahan yang luar biasa besar buat skuat ini. Saya adalah penggemar beratnya. Saya ingin melihatnya tetap berkembang,”

“Dia tampil gemilang buat Inggris di musim panas ini. Saya pikir apabila West Ham bisa mempertahankannya, mereka telah melakukannya dengan sangat baik. Saya kira dia bakal tampil apik jika bertahan di West Ham ataupun pergi.” kata Ferdinand lagi.

City Kalah di Laga Perdana Premier League, Ini Dalih Pep Guardiola

Manchester City secara mengejutkan takluk di tangan Tottenham Hotspur pada pertandingan pertama Premier League musim 2021/22. Selepas laga, pelatih Pep Guardiola pun mengungkapkan dalih dibalik kekalahan tersebut.

Pada pertandingan yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadion, Minggu malam WIB (15/08) tersebut, tuan rumah berhasil menang dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang dicetak oleh Son Heung-Min.

Kendati tidak akan membawa pengaruh apapun pada perburuan gelar juara, tetap saja kekalahan Manchester City ini menjadi sorotan. Pasalnya, mereka adalah juara bertahan, sedangkan Tottenham Hotspur mengalami keterpurukan musim kemarin.

LINI DEPAN YANG TUMPUL

Selepas pertandingan tersebut, pelatih Pep Guardiola tidak menampik bahwa timnya memiliki titik lemah saat ini. Memang benar bahwa Manchester City tampil mendominasi, hanya saja lini depan tampak tumpul, tidak ada gol meski banyak peluang tercipta.

Sebaliknya, Tottenham Hotspur justru bermain lebih efektif, mencatat sedikit peluang tapi berbuah satu gol.

“Kami membiarkan mereka terlalu bebas, kami tidak bisa mengontrol permainan, khususnya hal-hal sederhana ketika Anda kehilangan bola di posisi tertentu,”

“Sepak bola adalah soal gol, Son Heung-Min bisa mencetak gol itu, kami tidak bisa. Ini wajar untuk awal musim dengan persiapan minim.” buka Pep.

BARU LAGA PERTAMA

Lebih lanjut, Pep Guardiola mengaku justru terkejut karena secara keseluruhan timnya bermain cukup baik, padahal beberapa pemain baru kembali dari liburan musim panas setelah Euro dan Copa America. Ada juga yang baru kembali karena mengalami covid-19.

“Saya justru terkejut melihat kami bermain apik dalam beberapa aspek. Banyak pemain terlambat kembali karena Euro, karena Covid, karena banyak hal,” imbuh Pep.

Lagipula, pelatih asal Barcelona ini juga meminta para fans untuk tidak cemas, karena ini baru pertandingan pertama, tentu saja timnya akan berkembang pada pekan-pekan berikutnya.

“Para pemain akan kembali dan seiring pekan berjalan, kami akan jadi lebih baik,” lanjut Pep.

Adapun, pertandingan melawan Tottenham Hotspur kemarin juga sekaligus menjadi debut bagi jack Grealish yang baru direkrut dari Aston Villa. Sayang sekali karena laga debutnya diwarnai kekalahan.

Pernah Bermain Dengan Pemain-Pemain Top, Di Maria: Messi Yang Terbaik

Winger Argentina, Angel Di Maria tampak sangat antusias bakal menjadi rekan satu tim Lionel Messi lagi di level klub, PSG. Menurutnya, peraih enam Ballon d’Or tersebut adalah pemain yang spesial, berbeda dari para pemain top lainnya.

Sebagaimana diketahui, Lionel Messi memang telah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Paris Saint-Germain pada musim panas ini. Kepindahannya terealisasi secara spontan, setelah Barcelona tak bisa melanjutkan kontrak baru sang kapten.

BERADA DI KATEGORI LAIN

Sedangkan Angel Di Maria sudah menjadi pemain Paris Saint-Germain sejak tahun 2016 silam, dia juga selalu jadi andalan di lini tengah klub Prancis tersebut.

Di Maria dan Messi adalah pemain yang sama-sama berasal dari Argentina, keduanya juga saling bekerja sama di Tim Nasional. Namun, menjadi rekan Messi di level klub sudah jadi impian mantan pemain Real Madrid ini.

Kesempatan tersebut kini terwujud seiring dengan kepindahan Messi ke PSG. Berbicara soal ini, Di Maria mengaku sangat senang, pasalnya Lionel Messi adalah pemain yang spesial.

“Messi berada di kategori lain. Anda melempar sebuah batu ke arah dia dan dia menghentikannya, dia melakukannya seperti tak ada kejadian apa-apa. Dia berpikir sebelum yang lain,” kata Di Maria kepada TyC Sport.

PENGAKUAN DI MARIA

Di Maria sendiri telah membela Real Madrid, Manchester United dan Paris Saint-Germain. Selama membela ketiga tim tersebut, dia pernah menjadi rekan setim beberapa pemain top termasuk Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic. Tapi, menurut di Maria, Messi berada di level yang berbeda.

“Saya tidak pernah melihat hal semacam ini. Saya pernah bermain dengan Cristiano, Neymar, Mbappe, Rooney, Van Persie, Ibrahimovic, Benzema, Bale dan sejujurnya, saya tidak pernah melihat hal semacam ini.”

“Leo adalah sesuatu yang unik. Buat saya, sangat mudah untuk bermain bersama dia. Jika anda berlari, dia memberikan bola ke anda tepat ke arah kaki anda. Tidak ada alasan. Saya punya hubungan yang sangat baik dengan dia, bahkan ketika berada di luar lapangan,” pungkasnya.

Son Heung Min Ungkap Sumpah Setia di Tottenham Hotspur, Siap Bertahan 10 Tahun!

Striker Tim Nasional Korea Selatan, Son Heung-Min tampaknya tidak tertarik untuk meramaikan bursa transfer lantaran merasa senang dengan karirnya di Tottenham Hotspur dan siap bertahan disana selama mungkin.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa Son Heung Min sendiri dibeli Tottenham Hotspur dari Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas tahun 2015 silam. Sejak saat itu, pemain berusia 29 tahun ini langsung jadi andalan Spurs di lini depan.

Terlepas dari fakta bahwa Spurs belum juga mengangkat gelar juara, Son Heung Min tetap menjadi salah satu pemain kesayangan para suporter Tottenham.

SIAP BERTAHAN 10 TAHUN

Dengan kontribusinya selama ini, tak heran jika Son kemudian menerima kontrak baru dari Tottenham Hotspur belum lama ini. Kontrak baru tersebut akan membuatnya bertahan di Klub London hingga tahun 2025 mendatang.

Tapi terlepas dari kontrak baru tersebut, Son berharap para fans tak meragukan komitmennya untuk Spurs, dia mengaku siap bertahan 10 tahun lagi di klub.

“Ya, jika saya bisa bertahan selama empat tahun lagi dan sepak bola tidak pernah dijanjikan, jadi mari kita lihat. Itu sebabnya saya menandatangani karena saya tidak ingin pindah lagi ke tempat lain,”

“Saya bisa berada di sini selama 10 tahun atau lebih dari 10 tahun, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi saya mencoba untuk fokus setiap hari, saya mencoba untuk meningkatkan setiap hari dan setiap musim. Saya pikir pola pikir lebih penting daripada kesaksian setelah 10 tahun,” jawab Son pada Sky Sports.

MERASA DICINTAI

Loyalitas tanpa batas yang dijanjikan Son Heung-Min tak lain karena dia merasa sangat dicintai oleh para suporter Tottenham Hotspur.

“Saya tidak berharap untuk menyelesaikan kontrak begitu cepat karena saya memiliki beberapa tahun lagi. Mereka menunjukkan betapa mereka mencintai saya, saya sudah bermain enam tahun di sini, tetapi mereka memberi saya begitu banyak dan saya ingin memberikan sesuatu kembali,” katanya.

“Saya sangat bersyukur berada di sini, suatu kehormatan bermain untuk klub ini. Empat tahun lagi, saya pikir kami bisa mencapai hal-hal hebat,” koar Son.

Kontrak Baru Henderson Belum Juga Rampung, Ini Kata Jurgen Klopp

Sepanjang bursa transfer musim panas ini, Liverpool telah berhasil memperpanjang kontrak beberapa pemainnya, tapi sampai sekarang belum ada kesepakatan mengenai kontrak baru sang kapten tim, Jordan Henderson.

Jordan Henderson (14) of Liverpool applauds the Liverpool supporters during the Premier League match between Leicester City and Liverpool at the King Power Stadium, Leicester on Thursday 26th December 2019. (Photo by Jon Hobley/MI News/NurPhoto)

Jordan Henderson sendiri selain merupakan kapten tim utama juga merupakan sosok gelandang yang sangat diandalkan Liverpool. Dalam empat musim terakhir ini, dia adalah salah satu pilar penting The Reds.

Ya, Jordan Henderson merupakan salah satu pemain yang berperan penting atas keberhasilan Liverpool memenangkan sejumlah gelar juara, termasuk gelar juara Premier League dan Liga Champions Eropa.

Hanya saja, belakangan ini masa depan Jordan Henderson terus jadi pertanyaan, mengingat masa kontraknya di Anfield tinggal tersisa satu tahun lagi, dan hingga sekarang belum ada kesepakatan perpanjangan kontrak baru.

SANGAT PENTING

Nah, saat ditanya perihal fakta tersebut, pelatih Jurgen Klopp menekankan bahwa kontrak Jordan Henderson adalah perkara yang penting bagi Liverpool dan harus dituntaskan.

“Sangat penting bagi kami untuk menyelesaikan masalah ini [kontrak Henderson],” ujar Klopp yang dikutip Goal International.

Pria asal Jerman tersebut meminta para fans untuk tetap tenang terkait situasi ini karena pihak klub tengah berusaha keras untuk menyelesaikan kontrak baru sang pemain.

“Kami akan segera menyelesaikan masalah ini, bagaimanapun kondisinya. Kami akan segera menyelesaikannnya,” tambahnya.

SIAP UNTUK BERMAIN

Sedangkan untuk kondisi sang pemain sendiri, Jurgen Klopp bisa memastikan bahwa Jordan Henderson dalam kondisi yang sangat fit dan sangat siap untuk bermain.

“Saya berbicara dengannya kemarin, dan ia terlihat siap untuk bermain di musim ini,” ujarnya.

Semenjak kepergian Steven Gerrard pada tahun 2014 silam, Jordan Henderson langsung dipercaya mejadi kapten tim utama Liverpool.

Tak hanya sekedar menggantikan jabatannya, bisa dibilang Henderson bisa membuat para suporter Liverpool bisa move on dari kepergian sang legenda klub.

Meski sudah tidak muda lagi, Liverpool tetap sangat mengndalkan Jordan Henderson di lini tengah.

Klub sebelumnya sudah pernah kehilangan gelandang andalan mereka karena menolak perpanjangan kontrak baru. Sosok tersebut adalah Giorginio Wijnaldum yang akhirnya bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Manchester United Memang Salah Telah Melepas Romelu Lukaku

Mantan pemain Manchester United, Ashley Young menganggap bahwa keputusan bekas klubnya untuk melepas Romlelu Lukaku dua tahun lalu merupakan keputusan yang salah. Kini, Striker Belgia itu malah tokcer dan kembali berseragam Chelsea.

Lukaku sendiri bergabung dengan Manchester United pada musim panas tahun 2017 usai direkrut dari Everton seharga 70 Juta Euro. Meski tampil bagus, Klub tetap melepas pemain Belgia itu dua tahun berselang ke Inter Milan lewat banderol 90 Juta Euro.

Di Inter Milan, Lukaku tampil cemerlang dua musim terakhir ini, bahkan pada kampanye musim 2020/21 kemarin, dia adalah sosok dibalik kesuksesan Nerazzurri merengkuh gelar Scudetto untuk pertama kalinya sejak tahun 2010.

IKUT SENANG

Hanya saja, setelah keberhasilan di musim lalu tersebut, Lukaku memutuskan untuk kembali ke Premier League usai menerima tawaran dari Chelsea. Raksasa London tersebut menebus sang pemain lewat mahar tak kurang dari 115 Juta euro.

Kembalinya Lukaku ke Premier League membuat mantan rekannya di Manchester United yakni Ashley Young turut senang. Menurutnya, keputusan Manchester United melepas sang pemain memang merupakan keputusan yang keliru.

“Saya turut bahagia melihatnya datang ke sini [Inggris]. United telah keliru melepaskannya. Kita bisa melihat betapa luar biasanya ia saat bermain di Inter,” ujar Young kepada The Guardian.

BUKAN UNTUK BUKTIKAN DIRI

Sebenarnya, publik mempertanyakan keputusan Lukaku kembali ke Pelukan Chelsea, terlebih setelah menengok kenangan buruknya di periode pertama bersama The Blues.

Agen transfer sang pemain mengklaim bahwa kliennya masih ingin membuktikan diri di Premier League, tapi Ashley Young ragu dengan klaim tersebut.

“Saya tidak tahu mengapa ia memutuskan kembali, mungkin ia masih ingin membuktikan dirinya di Premier League, namun saya rasa tidak demikian,”

“Anda bisa melihat rekornya, ia mencetak banyak gol di United dan klub-klub yang pernah ia bela. Saya doakan ia bermain dengan baik di Chelsea, namun tidak saat ia berjumpa dengan Aston Villa,” ujarnya.

Lukaku sendiri telah resmi dikenalkan sebagai pemain Chelsea, tapi sang pemain tak akan langsung debut dalam laga perdana Premier League melawan Crystal Palace.

Meski Tanpa Messi, Real Madrid Tetap Pantang Remehkan Barcelona

Juru taktik Real Madrid, Carlo Ancelotti meminta para fans dan timnya untuk tidak meremehkan Barcelona musim ini. Meskipun sang rival sudah tak lagi diperkuat Lionel Messi, don Carletto menganggap mereka masih merupakan tim yang kuat.

Lionel Messi memang sudah menjadi ikon bagi Barcelona selama lebih dari satu dekade terakhir. Wajar saja, mega bintang Argentina tersebut memberi sumbangsih terbanyak dalam raihan trofi yang didapat Barcelona selama lebih dari 10 tahun terakhir ini.

Statistik juga telah berbicara, dimana Messi sudah mencetak lebih dari 650 gol untuk raksasa Catalan di semua ajang, atau yang terbanyak dalam sejarah klub. Dia juga memenangkan 6 trofi Ballon d’Or, yang terbanyak sepanjang masa.

IKUT TEKREJUT

Tapi kebersamaan indah antara Barcelona dengan Lionel Messi harus berakhir pada musim panas ini. Regulasi finansial dari La Liga membuat Raksasa Catalan tidak bisa melanjutkan kontrak baru La Pulga.

Messi akhirnya resmi menyudahi dinastinya di Barcelona dan memutuskan pindah ke Paris Saint-Germain.

Banyak pihak yang merasa terkejut dengan perpisahan Messi dengan Barcelona, tak terkecuali Carlo Ancelotti yang baru saja ditunjuk kembali jadi pelatih Real Madrid. Tapi terlepas dari itu, sang juru taktik tetap menghormati keputusan kedua pihak.

“Saya benar-benar terkejut dengan kepindahannya itu. Saya terkejut karena dia sudah berada di Barcelona sejak ia masih kecil. Namun saya tidak terkejut ketika seorang pemain memutuskan pindah klub.”

“Saya menghormati penuh keputusan yang diambil Messi dan Barcelona,” ujar Ancelotti dalam situs resmi Real Madrid.

TETAP TIM YANG KUAT

Mengingat Lionel Messi memegang peranan besar bagi sukses Barcelona selama ini, banyak yang meyakini bahwa kepergian La Pulga bakal membuat Raksasa Catalan melemah.

Namun hal ini dibantah Ancelotti, menurutnya Barca tetap tim yang kuat meskipun tanpa diperkuat seorang Lionel Messi.

“Saya rasa Barcelona tetap menjadi tim yang kuat karena mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia. Situasi ini tidak berubah meski Messi pergi,” ujarnya.

Adapun, Real Madrid kini tengah bersiap untuk laga perdana mereka di ajang La Liga Musim 2021/22 melawan Deportivo Alaves.

Jurgen Klopp Girang Soal Kontrak Baru Virgil Van Dijk

Juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp merasa bersyukur dengan keberhasilan klub memperpanjang kontrak salah satu pemain andalannya, Virgil Van Dijk, mengingat bagaimana kontribusi yang diberikan sang bek dua musim lalu.

Sebagai informasi, Virgil Van Dijk memang telah resmi memperpanjang kontraknya di Liverpool, yang mana kesepakatan kontrak baru ini disampaikan The Reds pada Jum’at kemarin, 13 Agustus 2021.

Sebelum kontrak baru disepakati, kontrak lama Van Dijk sejatinya tinggal tersisa dua tahun lagi, nah dengan kontrak baru berdurasi empat tahun ini, bek Timnas Belanda bakal bertahan di Anfield hingga tahun 2025 mendatang.

RESPON JURGEN KLOPP

Soal kontrak baru bek andalannya tersebut, pelatih Jurgen Klopp mengaku sangat senang. Menurut dia, sangat penting bagi klub memperpanjang kontrak Van Dijk yang telah memberikan banyak hal saat klub memenangkan gelar Liga Champions Eropa dan Premier League.

“Ini berita bagus. Hal yang baik tentang penandatanganan ini adalah kami sudah mengenalnya, kami telah menggunakannya sebelumnya dengan cukup sukses dan kami sangat senang ia bahagia di sini.”

“Terlebih lagi setelah itu jelas sangat sulit tahun lalu bahwa ia kembali ke jalurnya, berlatih dengan tim dan bersiap untuk masa depan yang sangat sukses di klub ini,” seru Klopp pada situs resmi Liverpool.

Seperti diketahui, musim kemarin Van Dijk memang tidak banyak bermain, dia sudah mengalami cedera sejak Oktober 2020 dan harus absen setelahnya sampai musim 2020/21 berakhir.

SULIT CARI PENGGANTI

Lebih lanjut, Klopp kembali menegaskan bahwa ini adalah kabar yang bagus untuk semua elemen klub. Dia tidak bisa membayangkan jika pada Van Dijk meninggalkan Anfield dan klub direpotkan dengan mencari pengganti yang ideal.

Dengan apa yang sudah diperlihatkannya sejauh ini, menurut van Dijk bakal sulit mencari pengganti yang ideal untuk Van Dijk.

“Benar-benar hebat, berita bagus. Bayangkan jika kita harus membeli anak ini sekarang – syukurlah kita hanya harus memberinya kontrak baru!” kelakarnya.

Selain Van Dijk, Liverpool sendiri juga memperpanjang kontrak beberapa pemain lain seperti Alisson Becker dan Fabinho.