Thomas Tuchel Akui Beruntung Punya N’Golo Kante di Chelsea

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel tidak bisa memungkiri betapa hebatnya gelandang andalannya, N’Golo Kante di atas lapangan. Bahkan, manajer asal Jerman tersebut mengaku cukup beruntung punya sosok seperti Kante dalam skuatnya.

Sebenarnya, pujian yang dilontarkan Thomas Tuchel kepada N’golo Kante sudah terdengar beberapa kali sejak musim 2020/21 kemarin.

Gelandang Prancis itu selalu bermain di hampir setiap pertandingan Chelsea, dia nyaris tak pernah absen, kecuali karena cedera. Tak heran jika Kante disebut-sebut sebagai sosok kunci keberhasilan Chelsea dalam meraih gelar juara Liga Champions Eropa.

Performanya di babak semifinal melawan Real Madrid dan babak final melawan Manchester City seolah menegaskan bahwa Kante memang memegang andil besar dalam sukses Chelsea musim kemarin.

SEMPAT BERUSAHA REKRUT KANTE

Wajar saja jika kemudian pelatih Thomas Tuchel terus memberikan sanjungan kepada mantan pemain Leicester City tersebut. Bahkan, mantan pelatih Borussia Dortmund ini mengaku sempat berusaha mendapatkan jasa Kante pada saat dia masih menangani Paris Saint-Germain.

Tapi seperti diketahui, sang gelandang memutuskan bertahan di Chelsea, dan beruntungnya bagi Tuchel, justru dia yang didatangkan Chelsea dan bisa menangani Kante.

“Selama bertahun-tahun, saya berjuang mendapatkan dia untuk tim saya dan sekarang yang terjadi justru sebaliknya, saya datang ke timnya,”

“Adalah mimpi setiap pelatih bisa memiliki N’Golo dalam tim Anda, sebab dia membuat segalanya jadi mudah bagi semua pemain di lapangan.” kata Tuchel di UEFA.com.

LAYAK DAPAT PUJIAN

Sebenarnya, banyak pihak yang juga melayangkan sanjungan kepada Kante, tentu atas performanya di musim 2020/21 kemarin. Pelatih Thomas Tuchel sendiri mengaku sangat senang dengan fakta tersebut, karena menurutnya Kante memang layak mendapatkannya.

“Dia pria yang sangat baik, rendah hati, dan mentalitasnya adalah untuk berada di mana pun di lapangan. Untuk membuat segalanya jadi mudah, untuk membantu rekannya, untuk merebut bola,”

“Saya sangat senang bahwa pemain seperti ini tiba-tiba bersinar di level performa seperti itu. Sebab pemain seperti itu penting bagi sepak bola, dia yang melayani tim dan mendapatkan sorotan,” lanjut Tuchel.

Jack Grealish Mengaku Menangis Usai Resmi Tinggalkan Aston Villa

Kendati sudah resmi bergabung dengan Manchester City, Gelandang Timnas Inggris Jack Grealish mengaku sedih bahkan hingga menangis lantaran dirinya harus meninggalkan klub yang telah membesarkannya, yakni Aston Villa.

Sebagaimana diketahui, spekulasi kepindahan Jack Grealish pada akhirnya menjadi kenyataan setelah Manchester City menebusnya dengan kocek tak kurang dari 100 Juta Poundsterling atau sekitar 2 Triliun Rupiah.

Menurut informasi yang terdengar, pemain berusia 25 tahun tersebut telah menyepakati durasi kontrak selama enam tahun bersama dengan klub barunya, Manchester City.

Manchester City kabarnya harus merogoh kocek sedalam 100 juta poundsterling atau 2 triliun rupiah untuk menggaet Grealish yang diikat dengan kontrak berdurasi enam tahun.

TIDAK TERDUGA

Bergabung dengan Manchester City bisa dikatakan adalah impian bagi Jack Grealish karena bersama tim arahan Pep Guardiola tersebut, peluang untuk meraih trofi juara semakin besar.

Namun, Jack Grealish sendiri mengaku bahwa situasinya sangat sulit bagi dia meninggalkan Aston Villa. Proses transfernya sendiri terbilang sangat cepat, dimana saat itu Jack Grealish sudah bergabung dengan skuat pra musim Aston Villa.

“Itu sangat sulit. Saya pikir semua orang tahu saya kembali untuk pramusim seperti yang seharusnya, saya kembali selama beberapa hari,” ujar Grealish seperti dikutip Goal International.

MENANGIS SEPERTI LIONEL MESSI

Lebih lanjut, Jack Grealish mengaku sampai menangisi kepergiannya dari Aston Villa, bahkan dia menggambarkan situasinya seperti perpisahan Lionel Messi dengan Barcelona yang terjadi akhir pekan kemarin.

“Itu sulit. Di belakang kepala saya, saya tahu saya mungkin akan pergi. Saya melakukan sedikit sendiri… semua orang melihat bagaimana Messi kemarin – itulah yang saya rasakan.”

“Sebelum saya pergi di hotel, saya berbicara untuk tim dan staf dan para pemain dan saya sendiri sedikit menangis,” ungkapnya.

Meski begitu, Sang pemain juga enggan berlarut dalam kesedihan, karena bagaimanapun sekarang dia adalah pemain Manchester City dan siap untuk fokus pada klub barunya.

“Pada akhirnya saya adalah pemain City sekarang dan akan berkonsentrasi untuk menjadi sangat sukses di sini. Saya datang ke sini untuk memenangkan trofi.” tegasnya.

Klopp Isyaratkan Liverpool Bakal Rekrut Pemain Baru Lagi

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku cukup puas dengan skuat yang dimiliki timnya saat ini, meski demikian juru taktik asal Jerman mengisyaratkan bahwa The Reds mungkin bakal merekrut satu pemain lagi sebelum bursa transfer berakhir.

Sepanjang bursa transfer musim panas ini, Liverpool memang menjadi salah satu tim yang paling pasif. Ketika klub-klub rival berusaha merekrut amunisi anyar kelas wahid, mereka malah baru merekrut satu pemain baru yang tak lain adalah Ibrahima Konate.

Sejak perekrutan Ibrahima Konate dari RB Leipzig pada bulan Mei lalu, sampai sekarang Liverpool belum merekrut pemain lain, dimana hal ini membuat mereka jadi sasaran kritik beberapa pihak.

Apalagi, melihat fakta bahwa pada kampanye musim 2020/21 kemarin, Klub cukup keteteran di semua kompetisi karena beberapa pemain mereka mengalami cedera dan absen cukup lama.

ISYARAT JURGEN KLOPP

Singkatnya, banyak pihak yang merasa cukup yakin bahwa Liverpool bakal merekrut beberapa pemain pada musim panas ini, agar kejadian seperti musim kemarin tak terulang.

Namun, belum ada pergerakan baru yang terlihat, membuat para fans merasa khawatir akan nasib tim kesayangan mereka musim depan.

Terkait ini, pelatih Jurgen Klopp tahu betul bahwa para suporter merasa cemas, dan dia tidak bisa mengontrol hal tersebut. Tapi satu yang pasti, skuat yang ada sekarang sudah cukup memuaskan, dan mungkin klub masih bakal merekrut satu pemain lagi sebelum jendela transfer ditutup.

“Saya sangat puas dengan skuad yang sekarang. Anda tidak bisa merekrut counter-pressing, atmosfer, dan anthem kami … Ada banyak hal yang berpengaruh, tapi kami tidak bisa mengontrol itu,”

“Mungkin bakal ada sesuatu yang terjadi sebelum akhir bursa transfer ini.” ujar Klopp di Liverpoolfc.com.

MAKSIMALKAN BAKAT PEMAIN MUDA

Lebih lanjut, pria asal Jerman mengungkapkan rencananya untuk memaksimalkan para pemain muda hasil didikan akademi klub seperti Harvey Elliot.

“Kami memiliki pemain-pemain yang bisa membuat langkah besar. Kami tidak buta. Kami juga melihat apa yang dilakukan tim-tim lain,”

“Kami hanya harus bisa mengalahkan mereka, kami akan mencoba melakukan itu. Harvey sendiri bisa bermain di beberapa posisi. Di pramusim ini kami menurunkan dia di peran yang lebih dalam,” lanjut Klopp.

Kalah Telak dari Barcelona, Allegri Tetap Puas Dengan Performa Juve

Juventus secara mengejutkan telan kekalahan telak dari Barcelona dalam pertandingan Trofeo Joan Gamper dinihari tadi. Lantas, bagaimana tanggapan pelatih Massimiliano Allegri mengenai kekalahan tersebut?

Seperti diketahui, Juventus bertandang ke Stadion Johan Cruyff untuk meladeni tantangan Barcelona dalam laga Trofeo Joan Gamper senin dinihari WIB (09/08). Dalam pertandingan tersebut, kedua tim bisa dikatakan tampil dengan skuat terbaiknya.

Sayangnya, Bianconneri justru kalah telak dengan skor 0-3 dari tuan rumah, masing-masing gol dicetak oleh Memphis Depay, Martin Braithwaite dan Riqui Puig. Bahkan, gol pertama Depay tercipta saat laga baru berjalan tiga menit.

Faktanya ini bukan Pra Musim terakhir bagi Juventus, sebelum menjalani laga perdana di ajang Serie A Italia, mereka lebih dulu akan berhadapan dengan Atalanta di Allianz Stadium.

BAGUS DI BABAK PERTAMA

Mungkin jika melihat hasil akhir pertandingan, Juventus seperti tampil mengecewakan, namun tidak demikian bagi pelatih Max Allegri. Menurutnya, para pemain sudah tampil bagus terutama di babak pertama, tapi yang terpenting adalah menit bermain.

“Tim memainkan pertandingan yang bagus malam ini, terutama di babak pertama. Kami masih perlu bekerja untuk menemukan kondisi terbaik, tetapi pertandingan ini membantu kami untuk menambah menit bermain,” katanya.

Allegri juga tidak kecewa dengan kekalahan tersebut, mengingat Barcelona lebih siap untuk pertandingan tadi karena memainkan laga pra musim lebih banyak.

“Kami menghadapi tim seperti Barcelona yang berada di depan kami, dari sudut pandang persiapan, dan telah memainkan lebih banyak pertandingan persahabatan di bawah ikat pinggang mereka,” tegas Allegri.

CUKUP PUAS

Secara keseluruhan, Allegri merasa puas dengan performa timnya, sekarang tinggal fokus untuk laga berikutnya melawan Atalanta.

“Saya puas secara keseluruhan dengan performanya karena kami berhasil beberapa kali menembak ke gawang, membuat kami berbahaya,”

“Sekarang kami akan memiliki pertandingan lain melawan Atalanta, di Stadion Allianz, untuk mengakhiri pra-musim kami. Penting bagi kami untuk siap pada hari Minggu 22 Agustus di Udine di mana kami ingin memulai kejuaraan dengan kemenangan,” kata Allegri.

Sergio Aguero Bantah Akan Langsung Tinggalkan Barcelona

Striker Argentina, Sergio Aguero membantah klaim yang menyebut dirinya bakal membatalkan kontrak dengan Barcelona setelah Lionel Messi resmi cabut dari Camp Nou.

Sebagaimana diketahui, Sergio Aguero memang telah merapat ke Barcelona pada bursa transfer musim panas ini secara cuma-cuma menyusul kontraknya yang telah berakhir dengan Manchester City.

Tentu saja melanjutkan karir dengan Barcelona adalah salah satu impian dari banyak pemain sepakbola, tak terkecuali Sergio Aguero. Namun, dipercaya selain karena mimpinya bermain di Barcelona, Aguero juga bersedia merapat ke Camp Nou karena kehadiran Lionel Messi disana.

Saat Aguero resmi bergabung, sebenarnya Barcelona sudah mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Lionel Messi, hanya tinggal menunggu peresmian dari pihak klub.

Sayang sekali, pada akhir pekan kemarin, pihak Barcelona secara mengejutkan mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka tidak bisa melanjutkan kerja sama dengan Lionel Messi. Memang, kesepakatan sudah tercapai, tapi klub tidak bisa mendaftarkan Messi sebagai pemain mereka ke pihak La Liga.

Hal ini disebabkan oleh aturan financial dari pihak La Liga yang tidak memungkinan Messi untuk terdaftar sebagai pemain mereka, meskipun sebenarnya peraih enam Ballon d’Or tersebut sudah rela memotong gajinya hingga 50 persen.

BANTAHAN AGUERO

Akibat dari Kepergian Messi ini, Aguero dipercaya merasa geram dengan pihak Barcelona, kecewa karena tidak bisa bertandem dengan Messi. Kemudian muncul spekulasi yang mengklaim bahwa eks Atletico Madrid itu berniat untuk membatalkan kontraknya dengan Raksasa Catalan.

Namun, Aguero langsung buru-buru membantah spekulasi tersebut, dia meminta para fans Barcelona untuk tidak khawatir karena bagaimana pun dia bakal tetap membela tim arahan Ronald Koeman musim ini.

“Jangan khawatir. Anda memiliki saya sepanjang tahun,” seru Aguero seperti dilansir Goal.

UCAPAN PERPISAHAN UNTUK MESSI

Aguero sendiri diketahui juga turut mengucapkan salam perpisahan kepada Lionel Messi terkait dengan kepergiannya dari Barcelona.

“Semua yang terbaik dalam apapun yang datang temanku. Dan selalu dengan senyum itu. Aku mencintaimu.” Tulis Aguero di akun Sosial Media miliknya.

Sementara itu, Lionel Messi disebut sedang dalam perjalanan menuju klub Prancis, Paris Saint-Germain.

Sebelum Berpisah, Messi Sudah Tolak Banyak Tawaran Demi Bertahan di Barca

Orang nomor satu di Barcelona, Joan Laporta kembali buka suara soal kepergian Lionel Messi. Kali ini, Laporta meminta publik untuk tidak menyalahkan Messi, karena pemain Argentina itu sudah banyak berkorban demi tetap bisa bertahan di Camp Nou.

Berakhirnya perjalanan karir Lionel Messi di Barcelona kini jadi pembicaraan yang paling ramai di kalangan para penikmat sepakbola dan tentu saja media-media seluruh dunia.

Wajar saja, mengingat Messi sudah 17 tahun menjadi bagian dari Barcelona, tercatat sebagai legenda klub yang telah memenangkan banyak gelar juara di semua ajang.

Singkatnya, Messi dan Barcelona adalah dua hal yang tak terpisahkan, sampai akhirnya kedua pihak ini benar-benar berpisah dikarenakan regulasi La Liga yang melarang Klub untuk mendaftarkan Messi sebagai pemain mereka lagi.

SUDAH MENTOK

Banyak yang tidak percaya bahwa Messi dan Barcelona telah berpisah, bahkan sempat muncul kabar bahwa mega bintang Argentina itu masih bisa kembali ke Camp Nou karena La Liga telah mengubah regulasi mereka.

Namun, bisa dipastikan oleh Presiden klub Joan Laporta bahwa pihaknya tak ingin menciptakan harapan palsu kepada para suporter dan upaya klub untuk mempertahankan peraih enam Ballon d’Or tersebut sudah menemui jalan buntu alias mentok.

“Kami tidak ingin menciptakan harapan palsu bagi para fans kami. Ada banyak hal yang harus kami negosiasikan. Namun setelah menjalani prosesnya, kami tiba di posisi untuk mengatakan ‘cukup’,”

“Leo layak mendapatkan segalanya, dan ia sudah membuktikan ia mencitai Barca. Saya sedih karena ia harus pergi, namun kami sudah melakukan yang terbaik untuk kepentingan Barca,” ujar Laporta yang dikutip Goal International.

PENGORBANAN MESSI

Lebih lanjut, Laporta membantah tegas kabar yang mengklaim bahwa Lionel Messi telah menolak tawaran kontrak baru. Sebaliknya, pemain berusia 34 tahun tersebut justru menolak banyak tawaran demi bertahan di Barcelona.

“Leo Messi sudah mendapatkan banyak sekali tawaran namun ia ingin bertahan. Percayalah pada saya bahwa ia tidak onar dalam proses negoisasi ini. Ia banyak berkorban untuk bisa bertahan di sini, dan kami sudah menyepakati kontraknya,” ujarnya.

Pep Guardiola Akui Manchester City Tertarik Beli Harry Kane

Di tengah-tengah memanasnya spekulasi transfer Harry Kane menuju Manchester City, pelatih Pep Guardiola justru mengakui bahwa memang benar timnya tengah mengincar servis striker Tim Nasional Inggris tersebut.

Semenjak kepergian Sergio Aguero menuju Barcelona pada akhir musim 2020/21, Manchester City dipercaya langsung bergerak memburu striker anyar. Bukannya tidak memiliki pemain di posisi tersebut, hanya saja yang benar-benar bisa menggantikan Sergio Aguero masih belum tersedia.

Sejak saat itu juga, Manchester City mulai dikaitkan dengan sejumlah nama pemain seperti Erling Braut Haaland dan Harry Kane. Tapi belakangan, juara Premier League tersebut memang lebih sering dikaitkan dengan Harry Kane yang masih berstatus pemain Tottenham Hotspur.

Pelatih Pep Guardiola awalnya sempat bungkam mengenai kabar ketertarikan timnya terhadap Striker Timnas Inggris tersebut, tapi dalam wawancara terbarunya, pria asal Spanyol membenarkan kabar tersebut.

“Ya, Kami memang tertarik padanya” ujar Guardiola kepada BBC Sports.

TERGANTUNG PIHAK TOTTENHAM

Meski demikian, Pep juga mengatakan bahwa keinginan Manchester City untuk menggaet Harry Kane tak sepenuhnya bisa terwujud, semua bergantung pada pihak Tottenham Hotspur.

Singkatnya, klub baru akan bergerak jika pihak Tottenham memang bersedia menjual striker andalannya itu.

“Semua tergantung pada Tottenham sekarang. Jika Spurts tidak mau bernegosiasi maka selesailah sudah. Jika mereka mau membicarakan transfer ini maka kami akan mencoba mendatangkannya,” tambah eks pelatih Barcelona ini.

Begitu juga sebaliknya, Pep Guardiola yakin timnya juga tidak bisa memaksakan kehendak pada Tottenham Hotspur andai memang mereka tidak punya niatan untuk menjual Harry Kane pada musim panas ini.

“Dia [Kane] adalah pemain Tottenham, jika Tottenham tidak mau bernegosiasi maka semua selesai. Jika mereka mau bernegosiasi, Manchester City dan klub-klub di seluruh dunia akan mencoba mendatangkannya,” ujarnya.

AKSI MOGOK LATIHAN

Bak gayung bersambut, sebenarnya Harry Kane juga membuka lebar peluang untuk bergabung dengan Manchester City, karena dia juga ingin mencicipi trofi juara yang selama ini tak pernah diraihnya di Tottenham.

Tapi, pihak klub London tampak enggan melepas sang pemain, situasi ini membuat Kane melakukan aksi mogok latihan.

Kata James Rodriguez Soal Messi Yang Resmi Tinggalkan Barcelona

Perpisahan Lionel Messi dengan Barcelona pada musim panas ini benar-benar memancing komentar banyak pihak, tak terkecuali mantan bintang Real Madrid, James Rodriguez.

Sebagaimana yang telah diberitakan, Lionel Messi memang telah resmi berpisah dengan Barcelona setelah kontrak barunya tidak bisa diresmikan klub Catalan menyusul aturan yang ada di La Liga Spanyol.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya Barcelona dan Lionel Messi sudah mencapai kesepakatan kontrak baru berdurasi lima tahun dengan klausul pemotongan gaji sampai 50 persen. Tak hanya itu, pengumuman kontrak baru La Pulga bahkan sempat akan diumumkan pada Jum’at kemarin (06/08).

Namun sayang, raksasa Catalan tidak bisa mengumumkan kontrak tersebut karena mereka tidak bisa memenuhi syarat dari La Liga Spanyol. Dengan demikian, kontrak baru Messi pun batal terealisasi.

Barcelona sudah mengkonfirmasi bahwa Lionel Messi sudah pasti tidak bisa melanjutkan karirnya di Camp Nou. Artinya, Messi resmi meninggalkan Barcelona setelah 17 tahun mengabdi.

MAIN BARENG RONALDO

Banyak yang kemudian ikut berkomentar mengenai perpisahan Messi dengan Barcelona, termasuk James Rodriguez. Menariknya bintang Everton tersebut menyarankan Messi untuk bergabung ke Juventus dan bertandem dengan Cristiano Ronaldo.

“Messi harus pergi ke Juventus dan bermain dengan Cristiano Ronaldo, itu akan menjadi bom. Adalah impian banyak penggemar untuk melihat dua bintang itu dimainkan bersama,” ujar James di Twitch.

EL CLASICO DAN LA LIGA KENA IMBAS

Lebih lanjut, Eks Bayern Munchen ini juga memprediksi bahwa kepergian Lionel Messi bisa membawa dampak negatif, tak hanya bagi Barcelona tapi juga bagi El Clasico dan La Liga secara keseluruhan.

Hal ini dikarenakan kehadiran mega bintang Argentina tersebut telah menjadi daya tarik La Liga Spanyol dan El Clasico khususnya.

“Sepak bola telah banyak berubah, Messi yang meninggalkan Barcelona menegaskan itu. Siapa yang mengira dia akan meninggalkan Barcelona atau Sergio Ramos akan meninggalkan Real Madrid?”

“El Clasico di La Liga akan berbeda, sebelumnya kamera mengarah pada Cristiano dan Messi, sekarang orang masih akan menonton tetapi tidak akan sama,” tutur James.

Kondisi Sudah Pulih, Lindelof Optimis Tatap Musim Baru di MU

Rasa percaya diri yang tinggi ditunjukkan bek Timnas Swedia, Victor Lindelof jelang begulirnya kampanye musim 2021/22 nanti setelah cedera punggung yang dialami sudah pulih betul.

Sebagaimana diketahui, Victor Lindelof memang merupakan salah satu pemain andalan Manchester United pada kampanye musim 2020/21 kemarin. Bersama dengan Harry Maguire, pemain Swedia ini menjadi jantung pertahanan Setan Merah di semua ajang.

Hanya saja, performa eks Benfica ini memang tidak bisa dikatakan konsisten, banyak yang kemudian mengkritiknya karena hal tersebut. Namun belakangan diketahui bahwa inkonsistensi performa Lindelof didasari oleh cedera punggung yang dia alami.

Kini, setelah mendapat perawatan yang cukup intensif di sepanjang musim panas, kondisinya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Kondisi saya saat ini sudah jauh lebih baik,” ujar Lindelof di laman resmi MU.

CEDERA YANG MENGGANGGU

Meski demikian, diakui oleh bek berusia 27 tahun tersebut bahwa cedera punggung yang dialaminya musim kemarin benar-benar mengganggu performanya, karena dia bermain sembari menahan rasa sakit, bahkan harus absen di beberapa pertandingan.

“Sejak musim lalu saya memiliki masalah dengan punggung saya, dan saya terkadang harus bermain sambil menahan rasa sakit. Di musim lalu saya harus beristirahat beberapa hari setelah bermain di sebuah pertandingan. Jadi situasinya memang sulit,” tambahnya.

TERAPI SECARA INTENSIF

Merasa tak nyaman dengan situasi tersebut, Lindelof lantas merelakan waktu liburan musim panas ini untuk mengobati cedera punggung yang dia alami, menjalani terapi yang cukup intensif sehingga kondisinya kini sudah jauh lebih baik.

“Saya bekerja dengan keras untuk menyembuhkan cedera saya selama liburan. Saya melakukan sejumlah latihan dan pengobatan dan sekarang kondisi saya sudah jauh lebih baik,” ujarnya.

Adapun, Lindelof sendiri sudah kembali bergabung dengan skuat Pra Musim Manchester United yang saat ini tengah berada di Skotlandia. Sebagai informasi, Manchester United memang menjalani pemusatan latihan di sana dan akan kembali ke Inggris dalam waktu dekat.

Pertandingan pertama Setan Merah di ajang Premier League 2021/22 akan berlangsung pada tanggal 14 Agustus mendatang melawan Leeds United.

Daripada Beli Gelandang Baru, Lebih Baik MU Incar Striker Baru

Clayton Blackmore, mantan penggawa Manchester United ini menyarankan bekas klubnya untuk mempertimbangkan lagi rencana merekrut gelandang anyar di bursa transfer musim panas ini. Dibandingkan membeli pemain tengah baru, Setan Merah disarankan untuk membeli Striker baru.

Seperti diketahui, sejauh ini Setan Merah memang telah merekrut tiga amunisi anyar yang antara lain adalah Tom Heaton, Jadon Sancho dan Raphael Varane. Dua nama terakhir memaksa Manchester United merogoh kocek yang cukup dalam.

Terlepas dari itu, banyak pihak yang menyanjung pergerakan klub di bursa transfer kali ini, cepat dan berkualitas. Meski demikian, dilaporkan bahwa Manchester United sejatinya masih berencana merekrut pemain baru lagi di sisa waktu bursa transfer musim panas ini.

Berdasarkan spekulasi yang terdengar, Manejemen klub bakal merekrut seorang gelandang anyar yang sekiranya bisa menggantikan peranan Paul Pogba andai memang gelandang Prancis itu hengkang ke klub lain.

BUTUH PENYERANG TENGAH

Terkait ini, Clayton Blackmore menyarankan bekas klubnya untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka. Dibanding Gelandang, Blackmore melihat Setan Merah lebih butuh seorang penyerang tengah.

“Saya rasa United masih membutuhkan seorang penyerang tengah,” ujar Blackmore kepada Tribal Football.

Blackmore tak menampik fakta bahwa saat ini Manchester United sudah memiliki nama-nama top sepeti Edinson Cavani dan Mason Grenwood, tapi menurutnya tambahan baru masih diperlukan oleh pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

“Cavani masih menjadi salah satu striker terbaik di dunia saat ini. United juga memiliki Mason Greenwood yang bisa bermain di tengah, namun saya rasa mereka perlu menambah striker mereka lagi,” tambahnya.

PEMAIN YANG COCOK


Manchester United sendiri sebenarnya dikaitkan erat dengan striker Norwegia, Erling Braut Haaland, dan menurut Blackmore pemain Dortmund itu sangat memenuhi kriteria yang dibutuhkan klub.

“Saya tidak tahu seperti apa kondisi Haaland saat ini, namun jika United bisa mereka harus mendatangkannya. Ia cepat, ia kuat dan penyelesaian akhirnya sangat bagus,” ujarnya.

Hanya saja, bisa dikatakan peluang Mancheste United untuk menggaet Haaland sangatlah kecil, mengingat Borussia Dortmund berulang kali menegaskan tidak akan menjual striker 21 tahun itu.